Master Data Konversi, Master Data Gudang, dan Master Data lainnya untuk IT Inventory

Master data konversi yang berisi kode bahan baku dan kode hasil produksi yang menggunakan bahan baku tersebut serta koefisien pemakaian bahan baku.

Master Data Gudang yang berisi kodifikasi gudang yang dimiliki perusahaan. Kodifikasi ini diperlukan oleh perusahaan biasanya karena membedakan gudang bahan baku, gudang produksi, gudang barang jadi, gudang scrap/reject atau juga karena perusahaan memiliki beberapa pabrik yang berbeda lokasi sehingga perlu diketahui barang yang diterima atau dikirim berasal dari gudang tertentu.

Master data lainnya yang memang sangat tergantung dari kebutuhan operasional perusahaan.

Master Data Transaksi IT Inventory

Master Data Jenis Transaksi IT Inventory berisi kodifikasi transaksi yang dilakukan oleh perusahaan seperti kodifikasi transaksi penerimaan barang dibedakan antara menerima barang dari supplier, dari pengirim subkontrak, transaksi internal perusahaan atau transaksi lainnya yang perlu dibedakan kebutuhannya. Begitu juga kodifikasi pengeluaran barang bisa dibedakan antara pengiriman barang dalam rangka ekspor, dalam rangka subkontrak, penjualan antar KB, pengiriman dalam rangka subkontrak ke TLDDP atau hal lainnya sesuai kebutuhan perusahaan.

Master Daya Pembeli / Penerima Barang IT Inventory

Master Data Pembeli (penerima barang) IT Inventory berisi:
1) kodifikasi pembeli/penerima subkontrak/penerima ekspor gabungan (fasilitas Pembebasan dan/atau Pengembalian);
2) nama pembeli/penerima subkontrak/penerima ekspor gabungan (fasilitas Pembebasan dan/atau Pengembalian); dan
3) data-data lain yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Master Data Supplier IT Inventory

Master Data Supplier (Pengirim Barang) yang berisi:
1) kodifikasi supplier/pihak subkontrak/pengirim barang dalam rangka ekspor gabungan (fasilitas Pembebasan dan/atau Pengembalian);
2) nama dan alamat supplier/pihak subkontrak/pengirim barang dalam rangka ekspor gabungan (fasilitas Pembebasan dan/atau Pengembalian); dan
3) data-data supplier/pihak subkontrak yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Master Data Barang IT Inventory

Master Data Barang yang berisi kodifikasi barang (kode barang), nama barang, spesifikasi teknis, satuan, nilai barang dan lainnya sesuai kebutuhan perusahaan. Master data barang ini dapat berupa master data bahan baku, bahan penolong, WIP, barang jadi, barang reject/scrap, mesin, peralatan perkantoran, dan spareparts (khusus master data mesin, peralatan perkantoran, dan spareparts hanya wajib untuk perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat). Master data mesin dan peralatan perkantoran di Kawasan Berikat dapat terpisah dari IT Inventory khusus persediaan, namun demikian pada saat penyampaian laporan, data tersebut dapat ditampilkan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan master barang adalah sebagai berikut:
1) Perusahaan harus membedakan kodifikasi bahan baku, bahan penolong, wip, barang jadi, barang reject/scrap, mesin, peralatan perkantoran, dan spareparts.
2) Perusahaan harus membedakan kodifikasi antara barang yang mendapat fasilitas Pembebasan dan/atau pengembalian dengan barang yang tidak mendapat fasilitas Pembebasan dan/atau pengembalian. Pembedaan kode barang ini tidak hanya pada bahan baku saja tetapi juga harus dibedakan ketika menjadi hasil produksi. Untuk perusahaan pengguna fasilitas pembebasan dan fasilitas pengembalian, dalam rangka untuk memudahkan pelayanan dan pengawasan, agar mengisi kode barang pada kolom “spesifikasi lain” pada saat pengisian PIB.