Apakah yang Dimaksud Realtime dalam Pencatatan IT Inventory?

Realtime dalam kriteria pencatatan IT Inventory dibagi 2 (dua) jenis:
1) Realtime dalam pencatatan arus barang
Pencatatan data transaksi persediaan pada IT Inventory oleh operator data entry atas pemasukan, pengeluaran, WIP, adjustment, dan stock opname (pergerakan barang) dilakukan sesegera mungkin setelah mendapat otorisasi terlebih dahulu dari pegawai perusahaan sesuai kewenangan yang diatur dalam SOP atau SPI perusahaan.
2) Realtime dalam pembaruan (refresh) data laporan
Setiap proses input ke dalam sistem informasi dapat secara langsung memperbarui database yang digunakan untuk proses pelaporan.

Apakah yang dimaksud Berkelanjutan dalam Pencatatatan IT Inventory?

Berkelanjutan dalam kriteria ini adalah dipergunakan secara terus-menerus untuk setiap transaksi dan mutasi atas persediaan bahan baku yang diimpor dengan mendapatkan fasilitas pembebasan atau pengembalian, barang dalam proses yang dihasilkan dari bahan baku yang diimpor dengan mendapatkan fasilitas pembebasan atau pengembalian, dan hasil produksi yang dihasilkan dari bahan baku yang diimpor dengan mendapatkan fasilitas pembebasan atau pengembalian.

Kriteria IT Inventory Pada Pengguna Fasilitas Pembebasan dan atau Pengembalian

1. Sistem informasi harus mampu mencatat pemasukan, pengeluaran, Work in Process (WIP), dan saldo barang, secara berkelanjutan dan realtime.

2. Sistem informasi harus memiliki sistem reporting yang mampu membuat laporan yang paling sedikit memuat data sesuai peraturan.

3. Sistem informasi menggambarkan keterkaitan pemasukan bahan baku dengan dokumen kepabeanan impor sesuai asal bahan baku dan keterkaitan pengeluaran hasil produksi dengan dokumen kepabeanan ekspor dengan mencantumkan data jenis, nomor, dan tanggal pemberitahuan pabean.

4. Adanya penggunaan kode yang berbeda atas barang dan/atau bahan yang diimpor.

5. Akses oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.