Kewajiban Perusahaan Terhadap Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer

1. wajib untuk memiliki dan mendayagunakan IT Inventory yang dapat menyediakan/menampilkan laporan sebagaimana diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan.
2. memastikan bahwa penggunaan IT Inventory tersebut tetap secara konsisten dan akurat dalam mendukung operasional pengelolaan persediaan.
3. tidak menggunakan IT Inventory lainnya selain dari IT Inventory yang sudah terkoneksi dengan KWBC. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan tidak menggunakan dua macam pembukuan dalam mencatat kegiatan operasionalnya. Laporan yang disampaikan kepada stakeholders dan laporan yang disampaikan ke KWBC mempunyai informasi yang sama dan berasal dari data yang sama.
4. membuat dan menyampaikan laporan ke DJBC dengan menggunakan IT Inventory yang digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan operasional sehari-hari.
5. menyediakan akses sistem informasi kepada DJBC baik untuk kepentingan pelayanan/pengawasan oleh KWBC atau kepentingan pengawasan secara post clearance audit.
6. menyediakan back up data yang dapat diandalkan apabila server mengalami gangguan atau kerusakan sehingga tidak dapat diakses.

Fasilitas Pembebasan / Pengembalian Wajib Menggunakan IT Inventory

Perusahaan yang menggunakan fasilitas:
a. Pembebasan;
b. Pengembalian;
c. Kawasan Berikat;
d. Gudang Berikat; dan/atau
e. Toko Bebas Bea,
diharuskan untuk memiliki dan mendayagunakan IT Inventory.
Pemenuhan ketentuan pendayagunaan IT Inventory, dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.